Rabu, 01 Mei 2013

Menjadi Sang Pembelajar

 Oleh : Riswanto, SE, MM (Guru IPA/ Wakil Kepala Sekolah)

Setiap orang pasti tahu apa itu belajar namun tidak setiap orang memahami makna dari kata belajar. Memang tidak salah kalau ada yang bilang sekolah itu belajar, tapi yang harus kita pahami bahwa belajar itu tidak harus sekolah, maksudnya kita juga dapat belajar di manapun kepada siapapun dan kapan pun,belajar menembus ruang dan waktu,tidak harus ada meja dan bangku atau ada orang yang memberikan materi belajar,dapat saja kita belajar dari alam mengenai kehidupan.
Apa sebenarnya makna dari kata belajar itu? belajar dapat diartikan mengetahui dari yang tidak tahu menjadi tahu atau yang tidak bisa menjadi bisa,tapi teramat disayangkan masih banyak orang-orang yang tidak dapat memanfaatkan umurnya untuk belajar. Masa mudanya dihabiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, masa tua yang ada tersisah dihabiskan untuk istirahat, sungguh memprihatinkan.
Orang –orang yang selalu belajar memang tidak banyak , mereka yang menghabiskan waktunya untuk mendalami ilmu yakin bahwa dengan ilmulah mereka bisa menjadikan dunia lebih terang dan hidup lebih bermanfaat. Hakikat belajar bukanlah terbatas dengan umur, seseorang yang sudah lanjut usia berpikir bukan saatnya lagi untuk belajar. Padahal semakin tua umur kita seharusnya bertambah ilmunya, untuk itulah kita harus meubah pola pikir kita bahwa belajar itu harus kita lakukan selama kita masih bernafas.
Orang-orang yang berhenti belajar adalah sebagai pemilik masa lalu dan orang-orang yang selalu belajar adalah pemilik masa depan, itulah yang orang bijak katakan dan memang benar adanya berhenti belajar berarti kita menutup wawasan kita untuk masa depan, hanya ilmu yang  sebelumnya saja yang kita miliki, karena pada hakikatnya ilmu itu akan terus berkembang selamanya. Orang-orang yang tidak berilmu akan tertinggal oleh zaman, karena zaman akan senantiasa berkembang.
Sejarah telah membuktikan bahwa generasi pembelajar akan senantiasa menjadi orang yang cemerlang dalam pemikiran dan terbukti lebih mampu menjalani kehidupan bahkan merubah kehidupannya menjadi lebih baik.
Barang siapa yang ingin mengusai dunia maka dengan ilmu dan barang siapa yang ingin menguasai akhirat maka dengan ilmu dan barang siapa yang ingin menguasi keduanya maka juga dengan ilmu.
Mudah-mudahan kita menjadi orang –orang yang tidak pernah bosan dalam belajar.


silahkan kunjungi blog pribadi Riswanto 
 

Terkadang, Keras Itu Bukti Sayang

Oleh  : Ust. Budi Ashari, Lc (Pakar Parenting Nabawiyah)
Setiap kita bicara tentang cinta dan kasih sayang, yang terbayang adalah kelembutan, senyuman, kenyamanan, kedamaian dan kata yang manis menghias bibir.
Itu memang tidak salah. Begitulah karakter cinta dan kasih sayang.
Tapi, terkadang bersikap keras, bermuka tegas, bertutur ‘menyakitkan’ adalah bukti sayang.
Saya sadar, ada yang tak bisa menerima kalimat ini. Mungkin termasuk anda. Tetapi saya akan tetap katakan bahwa terkadang, kasih sayang dibuktikan dengan sikap tegas dan keras.
Sebenarnya tidak rumit memahaminya. Karena itupun kita lakukan dengan kesadaran. Bukankah, saat salah seorang yang kita cintai melakukan kesalahan bahkan dosa, kita akan bersikap tegas bahkan keras. Mengapa? Karena kita mencintai dan mengasihinya. Karena kita tidak ingin ia terjatuh dalam kesalahan yang berujung kecelakaan.
Dan sebaliknya, justru bukti anda sudah tak lagi menyayanginya ketika anda biarkan dia berbuat semaunya. Baik tanpa penghargaan. Salah tanpa teguran.
Karena sayang mesti berekspresi...
Saat istri melakukan kesalahan nusyuz, Allah memerintahkan agar diberi teguran,
الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللَّاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا
“Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah Melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah Menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar.” (Qs. An Nisa’: 34)
Saat istri melakukan pelanggaran, memasukkan seseorang yang tidak disukai suaminya ke dalam rumahnya, maka inilah ketegasan yang diajarkan Nabi dalam khutbah terkenalnya,
...فَاتَّقُوا اللهَ فِي النِّسَاءِ، فَإِنَّكُمْ أَخَذْتُمُوهُنَّ بِأَمَانِ اللهِ، وَاسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللهِ، وَلَكُمْ عَلَيْهِنَّ أَنْ لَا يُوطِئْنَ فُرُشَكُمْ أَحَدًا تَكْرَهُونَهُ، فَإِنْ فَعَلْنَ ذَلِكَ فَاضْرِبُوهُنَّ ضَرْبًا غَيْرَ مُبَرِّحٍ، وَلَهُنَّ عَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ...
...Makatakutlah kepada Allah dalam urusan wanita, karena kalian mengambil mereka dengan amanah Allah dan kalian menghalalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Kalian punya hak terhadap mereka untuk tidak memasukkan seorang pun yang tidak kamu sukai ke dalam rumah kalian, jika mereka melakukan itu, makan pukullah mereka dengan pukulan yang tidak melukai. Dan mereka mempunyai hak atas kalian untuk nafkah dan pakaian dengan cara yang baik... (HR. Bukhari dan Muslim)
Tak hanya dalam masalah keluarga. Dalam hubungan dengan sesama saudara seiman pun demikian. Lihatlah keterusterangan Rasulullah kepada Abu Dzar berikut ini,
عَنْ أَبِي ذَرٍّ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «يَا أَبَا ذَرٍّ، إِنِّي أَرَاكَ ضَعِيفًا، وَإِنِّي أُحِبُّ لَكَ مَا أُحِبُّ لِنَفْسِي، لَا تَأَمَّرَنَّ عَلَى اثْنَيْنِ، وَلَا تَوَلَّيَنَّ مَالَ يَتِيمٍ»
Dari Abu Dzar, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Wahau Abu Dzar, sesungguhnya aku melihatmu lemah. Dan aku mencintai untukmu sebagaimana aku mencintai untuk diriku sendiri. Jangan kamu memimpin dua orang dan jangan mengurus harta anak yatim.” (HR. Muslim)
Keterusterangan itu mungkin terasa sangat vulgar. Bagi yang tidak bisa menerimanya mungkin terasa menyakitkan. Tetapi inilah bukti cinta itu; Dan aku mencintai untukmu sebagaimana aku mencintai untuk diriku sendiri.Rasul tak mau sahabatnya yang dikasihi itu terjatuh pada wilayah kelemahannya. Maka, Nabi segera mencegahnya ketika Abu Dzar memasuki wilayah yang bahaya bagi dirinya.
Sekali lagi, itulah bukti kasih sayang.
Tidak usah khawatir. Dalam petunjuk Nabi, tegas dan keras itu ada aturan dan kadar yang harus diperhatikan. Tidak boleh asal melakukannya tanpa mengetahui ilmunya.
Dan...
Ternyata bukti kasih sayang tak mesti harus kelembutan. Sekali waktu, kesalahan terjadi. Dan saat itulah cinta menuntut untuk dibuktikan. Ya... teguran, ketegasan, bahkan hukuman.
Itulah bukti cinta pada saatnya.
Persis seperti yang disampaikan oleh penyair Arab terkenal, Abu Tammam:
Dulu akhlaknya pada kalian manis...........Kemudian kalian meninggalkannya saat terasa asin dan pahit
Dia bersikap keras agar kalian sadar dan bagi yang kokoh........hendaklah keras sekali waktu pada yang dicintainya. (Az Zahroh, Abu Bakar Muhammad bin Dawud Al Ashbahani)

Selasa, 23 April 2013

Daftar Nama SMA Negeri dan Swasta di Jakut


Mau ngelanjutin dimana??
Masih bingung?? Yuk Cari tahu ada sekolah apa saja di Jakarta Utara...
Berikut Daftar Nama SMA Negeri dan Swasta di Jakarta Utara :


| Nama Sekolah SMA Negeri | Alamat |
--------------------------------------------------------------------------
SMA Negeri 111 Jakarta Jl. Bandengan Utara 80 Penjaringan
SMA Negeri 40 Jakarta Jl. Budi Mulia Raya Pademangan Barat
SMA Negeri 15 Jakarta Jl. Agung Utara STS Blok A Sunter Sunter Agung
SMA Negeri 18 Jakarta Jl. Warakas I Warakas
SMA Negeri 41 Jakarta Jl. Laks. R. E. Martadinata Sunter Agung
SMA Negeri 80 Jakarta Jl. Sunter Karya Selatan V Sunter Agung
SMA Negeri 110 Jakarta Jl. Tugu Selatan Tugu Selatan
SMA Negeri 13 Jakarta Jl. Seroja No 1 rawa Badak Utara
SMA Negeri 45 Jakarta Jl. Perintis Kemerdekaan Kelapa gading Timur
SMA Negeri 72 Jakarta Jl. Prihatin Komp. TNI AL Kelapa Gading Barat
SMA Negeri 52 Jakarta Jl. Raya Tugu Semper Semper Barat
SMA Negeri 75 Jakarta Jl. Tipar Cakung Semper Barat
SMA Negeri 73 Jakarta Jl. Cakung, Cilincing Semper Timur
SMA Negeri 83 Jakarta Jl. Tipar Cakung Sukapura Sukapura
SMA Negeri 92 Jakarta Jl. Asrama Pemadam Kebakaran Semper Barat
SMA Negeri 114 Jakarta Jl. Pedongkelan Cilincing
SMA Negeri 115 Jakarta Jl. Rorotan X Rorotan
SMA Negeri 69 Jakarta Jl. P. Pramuka P. Panggang
| Nama Sekolah SMA Swasta| Alamat  |

SMA Wijaya Kusuma Jl.bandengan Utara no.80
SMA Nasional Jl. Pluit Selatan I No.1
SMA Pluit Raya Jl. Jembatan Tiga no.1 Penjaringan
SMA Permai Jl.Pluit Karang Barat blok O-VI no.1 Pluit
SMA Permata Indah Jl.Kamp.gusti Blok A no.1 Pejagalan
SMA Fajar Indah Jl.Waspada Raya I/30 Pademangan Barat
SMA Tri Dharma Budi Daya Jl.Bidara no.36 Sinar Budi Pejagalan
SMA Sari Putra Blok X Gg.4 no.25 Semper Barat
SMA Al Khairiyah Jl.Mindi no.2 Lagoa
SMA Yusha Jl. Mawar Luar No.1
SMA Wijaya Jl. Masjid Al Barkah
SMA Al Jihad JL.Jihad Papanggo
SMA Al Muhajirin Jl.TUnda no.20-21 Komp. Pelindo II Rawa Badak Selatan
SMA Kencana I Jl.Sungai Bambu Pool no.13A
SMA Tanjung Priok Jl.Mangga no.3 Logoa
SMA YaSMA JL.Gadang no.83-85 Sungai Bambu
SMA Gita Kirtti II Jl.Sunter Jaya IV/2 Sunter Jaya
SMA Hassanuddin Jl.Rawa Badak No.79-81 Logoa
SMA Yappenda Jl. Swasembada Timur V/10 Kebon Bawang
SMA WiyataMandala Jl.Swasembada Timur XIII 46-50 Kebon Bawang
SMA Dharma Putra Jakarta Jl.Swasembada Barat XI No.92 Kebon Bawang
SMA Mutiara I Jl.Komp. Yos Sudarso II/19 Kebon Bawang
SMA Islam AL Azhar Kelapa Gading Jl. Bulevard Gading Timur Pegangsaan Dua
SMA Bahariwan 45 Jl.Perintis Kemerdekaan Komp. TNI-AL
SMA PGRI 12 Jakarta Jl. Tabah I No. 5 Komp.TNI AL Kodamar III Sunter Kelapa Gading Barat
SMA Nusantara Jl.Kramat Jaya Gg.VIII Semper Barat
SMA Menara Cendekia Jl. Baru Gg. Pesantren No. 48 Kalibaru
SMA Sari Mulia Jl.Tipar Cakung Komp. Bea Cukai Sukapura
SMA Al Islamiah Jl.Baru Kosambi II no1 Kali Baru
SMA Nurul Falah Jl.Dewa Kembar Komp.TNI-AL Semper Timur
SMA Tunas Karya Jl. Pelepah Kuning III Kelapa Gading Permai
SMA PUSAKA NUSANTARA Vikamas Selatan V Blok H4 No.1 Kapuk Muara
MA Persis 12 Jl. Yos Sudarso Lorong No.103
MA Raudlatul Jannatinnain Jl. Budi Mulia No.19 Rt
MA Al Wathoniyah 14Jl. Rorotan 2 Rt 007/04 No.1
MA Al Wathoniyah 43Jl. Raya Rorotan No.1

| Nama Sekolah SMK| Alamat |
--------------------------------------------------------------------------
SMK Negeri 56 Jakarta Jl. Raya Pluit Timur No.1 Penjaringan
SMK Negeri 23 Jakarta Jl. Pademangan III/19 Pademangan
SMK Negeri 55 Jakarta Jl. Pademangan Timur VII Pademangan
SMK Negeri 33 Jakarta Jl. Gading Mas Timur II Kelapa Gading
SMK Negeri 36 Jakarta Jl. Baru Kosambi III Cilincing
SMK Negeri 49 Jakarta Jl. Sarang Bango Cilincing
SMK Negeri 4 Jakarta Jl. Rorotan VI No.5 Cilincing
SMK Negeri 12 Jakarta Jl. Kebon Bawang Tg Priok Tanjung Priok

semoga informasinya bermanfaat, terus semangat untuk UN nya yaa...:)

Senin, 15 April 2013

Sebelum taklukan UN, taklukanlah diri sendiri !


Siap tidak siap, mau tidak mau, UN sudah di depan mata.  Kurang dari 1 minggu hajat Nasional itu akan kalian hadapi.  Tidak ada yang perlu dicemasi.  Soal-soal UN bukanlah soal Ujian dari negeri antah berantah atau dari planet lain yang kalian sama sekali asing dengannya, bukan. Bahkan kalian sudah sangat akrab dengan type soal-soal UN, melalui Try Out yang sudah kalian hadapi berkali-kali. 
Nahh..apa yang harus kalian lakukan temans,  ketika UN tinggal sebentar lagi?
belajar dengan sungguh-sunggh... itu sudah pasti...
Tapi ada hal yang lebih penting dari itu, yang jika kalian bisa melakukannya maka UN kalian akan sukses. Apa itu ? oke temans, silahkan baca sampai habis tulisan cinta dari saya (Aqil El Banna) untuk kalian yang sebentar lagi akan menantang UN  khususnya untuk kalian anak-anak kelas IX SMP IT Ash-Shiddiq :)
Ketika kita sedang berjuang, ada saja ujian yang datang untuk melemahkan semangat perjuangan kita. Ujian itu biasanya datang dari 2 hal. Pertama, ujian yang berasal dari luar diri kita. Lagi serius-seriusnya belajar untuk persiapan UN, tiba-tiba teman datang mengajak kita untuk Nongkrong, main ke warnet. Lagi sibuk-sibuknya untuk persiapan UN, ada saja yang SMS/BBM/Twet yang aneh-aneh ke HP kita, lagi semangat-semangatnya belajar di rumah, tiba-tiba orang tua marah-marah,  akhirnya…Galau, kesel, bt, dan rasa-rasa lain jadi kambuh. Buyar dah konsentrasi kita.  Kedua, ujian yang berasal dari dalam diri kita sendiri.  Mendekati UN, kita masih saja malas, nggak punya semangat untuk belajar, putus asa, merasa tidak mampu menghadapi UN, merasa tidak punya masa depan. Gawat kan jika hal-hal ini datang bersamaan menjelang UN. Bisa-bisa UN akan menjadi moment terburuk dalam hidup kita...waduh,  apa kata dunia !
Semua ujian itu sebenernya saling terkait. Namun ada yang harus kita taklukan terlebih dahulu. Agar kita lebih kokoh dan tidak cemen saat datang ujian. Ada sebuah pepatah berbunyi, " Sebelum kita menaklukan musuh taklukanlah diri kita terlebih dahulu". Berbeda jika kita memiliki musuh yang nampak di depan mata yang bisa kita lawan dengan berbagai cara secara langsung. Musuh yang nampak akan lebih mudah untuk dikalahkan daripada musuh yang tidak nampak, dan musuh yang tidak nampak adalah diri kita sendiri . Jika kita sudah bisa menaklukan diri kita, maka ujian seberat apa pun akan mampu kita lewati.  Jika kita sudah mampu mengendalikan diri kita, maka saat UN tiba, cool ajaaa, bagitu kata pak Mario Teguh ( pada nonton ga acaranya di Metro TV tadi malam :)).  Jika engkau mendengar suara dalam diri,  “kamu tidak bisa”, maka bergegaslah jawab, “AKU BISA “  Kita harus mulai dari diri sendiri dulu, mulai dari sekarang !
Terakhir, jangan pernah lupa kalau kita punya Allah. Setelah kita berusaha, serahkan semuanya kepada Allah. Ketuklah pintu Rab-mu ketika marah, membenci sesuatu, jiwa tergoncang dan jiwa labil..ikhlaskan dan bertawakallah kepada-Nya.
 “…Dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat allah (zikrullah). ingatlah hanya dengan mengingat Allah lah hati menjadi tentram (QS Ar-Ra’d (13) : 28)

Keep fight, 

Aqil El Banna

Minggu, 14 April 2013

Galeri ( Wisuda Sugro Hafalan Qur'an Juz 30 )


Duta IPS : Fahrul Rozi (kelas VIII) & Rifah Anisa Dewi (kelas VII) mendapatkan penghargaan atas partisipasinya dalam Kompetisi IPS SMP se-Jakarta Utara








Wisuda Sugro Hafalan Qur'an Juz 30 : Semoga menjadi langkah awal untuk menjadi hafidz & hafidzah, amiin :)

Wisudawan (ikhwan ) : M. Hafidz Alim, Mustafa Ibadurrahman, M.Guntur, Mush'ab baihaqi, Fahrul rozi, dan Fata Jundullah

Wisudawati (akhwat) : Qonita hanifah, Asma Daiyatul hafidzah, Hurriah Qotrunida,Siti Sarah rahayu, dan Zinda Fauziyah.



 “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari AlQur’an dan mengajarkannya " ( HR. Bukhari)

Senin, 08 April 2013

Wisuda Akbar Menghafal Qur'an


Rihlah plus wisuda akbar Indonesia menghafal Qur'an menjadi agenda jalan-jalan kami pekan ini (30/3). Bersama 15 orang anak (kelas VII & VIII) dan 5 orang guru, kami berangkat pukul 06 pagi menuju Gelora Bung Karno, tempat perhelatan Nasional IMQ ke-4 yang diselenggarakan oleh Program Pembibitan Penghafal Al Quran Daarul Quran (PPPA Daqu) dengan 'tamu spesial' Syekh Saad Al-Ghomidi, Imam Masjid Nabawi.
Perjalan darat yang kami lalui (ngangkot) bersama anak-anak cukup menghibur. Maklum, sudah lama tidak melakukan perjalan ini bersama anak-anak, walau tujuannya hanya Gelora Bung Karno (jakarta Selatan),tapi dengan acara rihlah kecil ini bisa membuat hubungan kami dengan anak-anak semakin dekat. Banyak spesial moment yang kami dapatkan..
Ratusan ribu orang yang didominasi pakaian putih-putih menjadi pemandangan kami saat tiba di Gelora Bungkarno, kebanyakan dari mereka berasal dari lembaga Rumah Tahfidz yang tersebar di seluruh propinsi. Kehadiran kami disini adalah untuk memeriahkan acara wisuda akbar menghafal Qur'an terbesar di Indonesia ini (tercatat di MURI sebagai wisuda terbesar), sekaligus mendengarkan langsung bacaan Al-Qur'an dari syekh Saad Al-Ghomidi. Seisi GBK hening senyap tatkala Syekh Al-Ghomidi melantunkan Surah Al Fatihah, dilanjutkan dengan An Nabaa. Ustadz Yusuf Mansur yang berdiri di sampingnya, tak kuasa menahan tangis menyimak alunan suara emas Syekh Al-Ghomidi. Kapan lagi bisa denger langsung suara emas Beliau , toh selama ini kita hanya bisa mendengar dari MP3. 
Berada di tengah-tengah para penghafal Qur'an, membuat Giroh menghafal kami berkobar kobar. Bayangkan, mereka yang kebanyakan masih anak-anak (usia SD) sudah mampu menghafal sebagian atau bahkan ada yang menghafal seluruh Al-Qur'an (30 Juz). Sebenernya ini tujuan kami mengajak anak-anak, memacu semangat mereka dalam menghafal Al-Qur'an.
Meskipun bukan dari lembaga Tahfidz Qur'an, tapi sekolah kami telah memprioritaskan Tahfidz Qur'an sebagai program unggulan sekolah. Dengan menghadiri acara ini, diharapkan bisa menjadi motivasi buat kami (guru-guru) dalam mengembangkan program unggulan ini agar mampu berjuang bersama lembaga Tahfidz Qur'an lainnya dalam mencetak generasi Qur'ani.


Dan suatu hari nanti, insyaAllah...anak-anak kami tidak hanya berdiri di bangku penonton menyaksikan perheletan termulia yang pernah diadakan umat manusia ini, tapi mereka bisa berada disana (panggung utama) mengikuti wisuda hafalan Qur'an. Amiin ya Allah...:)


"Kalian semua orang yang beruntung. Di saat orang lain menyibukkan diri dengan urusan dunia, kalian menyibukkan diri dengan Al Quranul Karim " (Syekh Al-Ghomidi, Gelora Bungkarno, Jakarta Selatan)








Kamis, 21 Maret 2013

Pendaftaran Siswa Baru TA 2013-2014

Telah dibuka Pendaftaran Siswa Baru Tahun Ajaran 2013-2014


Waktu Pendaftaran & Pengembalian Formulir
  • Hari Senin s.d Jum'at  : Pk 08.00 s.d 15.00 WIB
 Silahkan datang langsung untuk mengambil formulir PPDB di SMP IT Ash-Shiddiq, Jalan Bendungan Melayu Utara Rt.011/01 kelurahan Tugu Selatan, kecamatan Koja Jakarta Utara 14260 (Masjid Ash-Shiddiq/ samping kelurahan Tugu Selatan) 



Persyaratan 
  • Mengisi formulir PPDB (biaya Formulir Rp. 150.000 )
  • Foto ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar
  • Fotokopi Raport kelas 6 SD
  • Fotokopi Ijazah yang dilegalisasi
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK), KTP orang tua, dan akta kelahiran
  • Fotokopi Kartu Peserta Ujian UASBN
  • Fotokopi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
Akses 
Dari Terminal Tj.Priok naik metro mini 41 turun di Jl. STM Walang (depan Pom Bensin Walang) +/- 300 m jalan masuk menuju SMP IT Ash-Shiddiq.




































Selengkapnya Hubungi kami
  • Ashshiddiqskul@yahoo.com
  • 021- 435 8750
  • 021 - 9150 3790
  • 0819  3278 6571